Januari 29, 2023

Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan

JL. Sasuit Tubun No. 01 Pacitan Jawa Timur. Telp. (0357) 885 145

BBPOM Surabaya Fasilitasi Izin Edar BPOM MD Gratis untuk UMKM Pacitan

2 min read

DINKES: Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pangan Pacitan akhirnya bisa bernafas lega. Pasalnya Kabupaten Pacitan memperoleh kesempatan oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya sebagai pilot Project Crash Program.

Audiensi BBPOM Surabaya ini digelar pada Kamis (10/3) di Ruang Kerja Bupati Pacitan.

Melalui audiensi yang digelar BBPOM Surabaya, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan, Rustyawati menyampaikan akan ada pelaksanaan jemput bola atau door to door Gerakan Mengawal Pertumbuhan Usaha Rakyat Jawa Timur (GEMPUR JATIM) bagi pelaku UMKM pangan di Kabupaten Pacitan yang berpotensi untuk mengikuti program tersebut.

“Pendampingan ini kami targetkan kepada UMKM pangan yang belum dapat memenuhi persyaratan keamanan pangan agar bisa mendapatkan izin edar Badan POM melalui metode pendampingan yang sinergis dan terstruktur,” terang Rustyawati.

Kabupaten Pacitan sebelumnya sudah terlibat dalam GEMPUR JATIM sejak tahun 2018, akan tetapi ada pembatasan kuota sejumlah 10 produk UMKM saja.

“Melalui Crash Program kedepannya tidak ada pembatasan kuota, jadi setiap pelaku UMKM pangan yang telah memenuhi syarat bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti Crash program GEMPUR Pacitan,” tambahnya.

Berangkat dari situlah BBPOM Surabaya bekerjasama dengan lintas sektor terkait untuk melakukan pendampingan dan jemput bola terhadap UMKM di Kabupaten Pacitan yang berpotensi untuk mengikuti program GEMPUR JATIM di tahun 2022 ini.

Pada Kesempatan yang sama, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji mengaku sangat senang atas kesempatan yang telah diberikan oleh BBPOM Surabaya kepada Kabupaten Pacitan. Pasalnya pelaku UMKM pangan bisa mendapatkan perhatian lebih terutama dalam peningkatan kapasitas dan kualitas UMKM pangan melalui legalitas produk yang diberikan.

“Kita sangat terbantu dengan adanya audiensi yang diberikan oleh BBPOM Surabaya, ini sangat bermanfaat bagi kami terutama bagi pelaku UMKM pangan di Pacitan untuk terus bisa tumbuh dan berdaya saing,” kata Indrata Nur Bayuaji atau kerap yang disapa Mas Aji tersebut.

Bupati juga menambahkan adanya crash program bisa menjadi solusi yang sedang dihadapi oleh UMKM pangan dalam pemenuhan persyaratan izin edar Badan POM yang lebih murah dan cepat. (Dinkes/PemkabPacitan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan | Newsphere by AF themes.