Mei 26, 2022

Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan

JL. Sasuit Tubun No. 01 Pacitan Jawa Timur. Telp. (0357) 885 145

Strategi Konvergensi; Percepatan Penurunan Stunting di Pacitan

1 min read

DINKES: Indonesia saat ini masih dihadapkan dengan berbagai permasalahan gizi terutama gizi kurang atau stunting dan gizi lebih atau obesitas. Ada beberapa upaya yang harus dilakukan oleh seorang ibu baik sebelum maupun setelah bayi lahir dalam mencegah stunting dan obesitas.

Berdasarkan survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menyebutkan prevalensi stunting sebesar 22, 7%. Angka ini masih jauh dari angka prevalensi yang ditargetkan dalam RPJMN 2020-2024, yakni 14%.

Berangkat dari situlah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan mengadakan rembug stunting dengan menggandeng lintas sektor terkait yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting, pada Kamis (14/04) bertempat di Gedung Karya Dharma Pacitan.

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji menuturkan berdasarkan data dari hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 tren prevalensi stunting balita di Kabupaten Pacitan menunjukan penurunan sebesar 11,7 % dibandingkan dengan tahun sebelumnya yaitu sebanyak 34 %.

“Kita jangan sampai lengah karena angka tersebut belum mencapai target nasional dan perlu dicermati kembali apakah kegiatan yang selama ini sudah dilakukan betul-betul efektif dalam mendorong capaian program prioritas nasional penurunan stunting,” terang Mas Aji saat Rembug Strategi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting.

Adapun hasil dari rembug stunting berupa komitmen bersama penurunan stunting yang ditandatangani oleh Bupati, perwakilan DPRD, Kepala Desa, Pimpinan OPD, perwakilan sektor non pemerintah dan masyarakat.

Kemudian perencanaan kegiatan intervensi gizi terintegrasi penurunan stunting yang telah disepakati untuk dilaksanakan pada tahun mendatang dan untuk dimuat dalam RKPD/Renja OPD berikutnya, “Sehingga tujuan utama dari pencegahan stunting di Pacitan dapat terwujud secara optimal,” tambah Mas Aji. (Dinkes/pemkabpacitan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.